Ketika pertanyaan itu membutuhkan jawaban, maka hari ini jangankan mendapatkan jawaban darimu, mengungkapkan pertanyaan itupun terasa sulit mulut ini berbicara, entah esok,lusa atau bahkan waktu yang tidak ditentukan jawaban itu akan ada tanpa pertanyaan ini keluar dari mulut yan sangat berdosa ini, mungkin suatu hari kita bisa dpersatukan oleh rasa kebencian, kemarahan,kejengkelan, atau bahkan permusuhan.
Tapi yakin dan percaya permusuhan kita itu adalah dimana menjadi sebuah rasa yang terbalik karena mungkin kau gengsi,malu atau tidak rela kau akan nyaman bersamaku, aku tahu kau selalu menunggu waktuku untuk mengungkapkan pertanyaan itu, tapi sekali lagi bukan aku ingin menjadi seorang pengecut atau jahat membiarkan kau tersikasa oleh rasa yang selama ini kau pendam dari diriku, temanku, temanmu atau bahkan orang lain diseklilingmu.
Biarlah tulisan ini menjadi renungan buat hati dan pikiranku yang sedang dilema oleh banyaknya pertanyaan tentang dirimu yang mungkin saat ini sedang tersenyum membaca tulisan ini atau marah karena aku tidak memliki keberanian untuk mengungkap tabir gelora asmara ini.
Entah
siapa dia?
dimana dia?
kapan dia mendekat?
dan bagaimana kondisinya saat ini, mungkin hanya ketepatan itulah yang akan menambah pertanyaan yang mungkin tak membutuhkan jawaban tapi mebutuhkan kenyamanan dan perjuangan bersama.
Salam....!!
